Dompu, Voicemuslim.com — Turnamen Mini Soccer Pemuda Adu Cup 1 Antar Angkatan Se-Kecamatan Hu’u resmi berakhir dengan aman, tertib, dan penuh kemeriahan. Ajang olahraga yang digagas oleh pemuda kolaborasi Karang Taruna Desa Adu, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, NTB ini sukses dihelat sejak 16 September hingga ditutup secara resmi pada Sabtu (10/10/2026) sore.
Kesuksesan dan kemeriahan gelaran ini tak lepas dari komitmen nyata Anggota DPRD Kabupaten Dompu, Syahbudin H. Hamzah. Politisi daerah tersebut menggelontorkan bantuan dana hibah sebesar Rp20 juta untuk menyokong total hadiah pemenang sekaligus kebutuhan operasional panitia penyelenggara.
Saat ditemui di kediamannya, Syahbudin mengungkapkan rasa bangganya dapat hadir langsung membuka turnamen sekaligus menyerahkan bantuan secara simbolis kepada panitia.
“Semoga bantuan ini bermanfaat untuk pemenuhan hadiah serta operasional panitia. Saya sangat berharap kegiatan positif seperti ini terus dirawat dan ditingkatkan ke depan demi menumbuhkan semangat berolahraga serta mempererat tali silaturahmi antargenerasi. Tetap jaga persaudaraan dan junjung tinggi sportivitas,” ujar Syahbudin.
Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen Pemuda Adu Cup 1, Amrizal—yang akrab disapa Papi—menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam atas kepedulian legislator daerah tersebut terhadap ruang ekspresi anak muda.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Syahbudin yang telah memberikan dukungan dana yang sangat signifikan untuk kebutuhan hadiah dan acara di Desa Adu ini. Dukungan beliau menjadi kunci utama suksesnya gelaran kami dari awal hingga akhir,” ungkap Amrizal.
Rangkaian acara ditutup secara resmi pada 10 Oktober 2026 pukul 17.30 WITA dengan pengumuman pemenang dan penyerahan piala yang disambut antusias oleh ratusan penonton yang memadati area pertandingan.
Di era modern saat ini, ajang mini soccer antarangkatan bukan lagi sekadar kompetisi olahraga biasa, melainkan telah bertransformasi menjadi wadah sportainment positif bagi generasi muda. Kegiatan ini efektif menjadi benteng sosial untuk mengarahkan energi anak muda ke kegiatan produktif, menjauhkan mereka dari bahaya kenakalan remaja, sekaligus mempererat solidaritas antarwarga di Kecamatan Hu’u.
Dukungan nyata dari legislatif seperti ini diharapkan menjadi pemantik munculnya bibit-bibit atlet lokal yang berbakat, sekaligus menghidupkan ekosistem UMKM dan ekonomi kreatif di sekitar lokasi pertandingan selama turnamen berlangsung.











