Gencatan Senjata Diabaikan, Serangan Israel di Gaza Tewaskan 5 Warga Palestina Termasuk Anak-Anak

banner 120x600

PALESTINA – Voicemuslim.com – Serangan militer Israel di Jalur Gaza kembali memakan korban jiwa. Sedikitnya lima warga Palestina, termasuk dua anak-anak, terbunuh dalam gempuran terbaru meskipun kesepakatan yang disebut sebagai gencatan senjata masih berlaku di wilayah tersebut, sebagaimana dilansir Al Jazeera pada Senin (7/9/2026).

Dalam pernyataan resminya pada hari Minggu, Kementerian Pendidikan Palestina mengungkapkan bahwa salah satu korban tewas adalah bocah berusia tujuh tahun bernama Wafaa Aqila. Wafaa dan ayahnya gugur setelah kendaraan yang mereka tumpangi dihantam serangan Israel, seusai membeli perlengkapan sekolah menjelang tahun ajaran baru.

Hanya berselang beberapa jam, serangan artileri Israel juga menghancurkan Sekolah Sakina di Deir el-Balah—lokasi yang difungsikan sebagai tempat pengungsian warga. Insiden tersebut menimpa Saadi Ghalia, seorang siswa kelas satu sekolah dasar.

Kementerian Pendidikan Palestina mengecam keras gempuran yang terus menyasar fasilitas pendidikan dan warga sipil tersebut.

“Ketika anak-anak di seluruh dunia bersiap menyambut tahun ajaran baru, anak-anak di Gaza justru menjadi sasaran pembunuhan dan pemusnahan,” tegas Kementerian Pendidikan Palestina dalam keterangan tertulisnya.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Gaza pada Senin melaporkan bahwa sedikitnya lima warga Palestina tewas dan 30 lainnya luka-luka dalam 24 jam terakhir. Selain itu, dua warga Palestina lainnya dinyatakan meninggal dunia akibat luka berat dari serangan Israel sebelumnya.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, sebanyak 1.352 orang tewas dan 4.511 lainnya luka-luka sejak klaim “gencatan senjata” terjadi pada Oktober. Secara keseluruhan, tercatat 73.658 warga Palestina gugur dan 174.622 orang terluka sejak Israel melancarkan agresi ke Gaza pada Oktober 2023.

Sumber: Al Jazeera

Alih Bahasa: Agus S.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat e-mel anda tidak akan disiarkan. Medan diperlukan ditanda dengan *