Dompu – Voicemuslim.com – Mahasiswa baru STKIP Al-Amin Dompu mendapatkan pembekalan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara dalam rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027), Selasa, (15/9/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan Pasi Intel Kodim 1614/Dompu, Kapten Kav Sarifuddin, yang mewakili Dandim 1614/Dompu untuk memberikan materi kepada mahasiswa baru.
Pada kesempatan ini, Sarifuddin menegaskan bahwa mahasiswa baru merupakan generasi penerus bangsa yang tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga harus memiliki karakter, rasa cinta tanah air, semangat persatuan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa Wawasan Kebangsaan merupakan cara pandang bangsa Indonesia dalam menjaga persatuan, kesatuan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Indonesia memiliki banyak suku, agama, bahasa, budaya dan daerah. Perbedaan tersebut bukan alasan untuk terpecah, tetapi merupakan kekayaan dan kekuatan bangsa yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.
Dalam materi tersebut, mahasiswa juga diberikan pemahaman mengenai empat konsensus dasar bangsa, yakni Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Kapten Kav Sarifuddin menjelaskan bahwa Pancasila merupakan dasar negara sekaligus pedoman dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai Pancasila dapat diwujudkan dengan menghargai perbedaan, menghormati sesama, menjaga persatuan, bermusyawarah, dan berlaku adil.
Sementara itu, UUD 1945 merupakan hukum dasar negara yang harus dipahami dan ditaati oleh seluruh warga negara. Mahasiswa juga diingatkan untuk memahami hak dan kewajiban serta menaati aturan yang berlaku.
Menurutnya, menjaga NKRI bukan hanya menjadi tugas TNI dan Polri, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh warga negara sesuai dengan peran masing-masing. Begitu pula dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika yang mengajarkan pentingnya menghormati perbedaan dan menjaga persatuan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa bela negara tidak selalu berarti mengangkat senjata. Bagi mahasiswa, bela negara dapat diwujudkan melalui berbagai tindakan sederhana, seperti belajar dengan sungguh-sungguh, disiplin, menaati aturan, menjaga persatuan, menjaga lingkungan, menjauhi narkoba, menolak kekerasan, serta menggunakan media sosial secara bijak.
“Bela negara bisa dimulai dari lingkungan kampus. Belajar dengan sungguh-sungguh, menaati aturan, menjaga persatuan dan memberikan manfaat bagi orang lain juga merupakan bentuk bela negara,” jelasnya.
Kapten Kav Sarifuddin juga mengingatkan mahasiswa mengenai berbagai tantangan di era digital. Menurutnya, ancaman terhadap generasi muda saat ini tidak hanya berbentuk ancaman fisik, tetapi juga berupa hoaks, ujaran kebencian, provokasi, perundungan, narkoba, intoleransi, hingga penyalahgunaan teknologi.
Karena itu, mahasiswa diharapkan menjadi pengguna media sosial yang cerdas dan tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi sebelum memeriksa sumber serta kebenarannya.
Ia juga menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai generasi muda dalam menjaga persatuan, meraih prestasi, menaati aturan, menjaga nama baik kampus dan keluarga, serta memiliki kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Di lingkungan kampus, penerapan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menghormati dosen dan sesama mahasiswa, menjaga kebersihan, merawat fasilitas kampus, menghargai perbedaan pendapat, menyelesaikan persoalan melalui musyawarah, dan menjaga kekompakan.
“Jadilah mahasiswa yang cerdas, disiplin, berkarakter, berprestasi, toleran dan bertanggung jawab. Gunakan ilmu dan teknologi untuk hal-hal positif dan jangan sampai kemajuan teknologi membuat kita kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia,” pesannya.
Ia mengajak mahasiswa baru untuk membangun semangat kontribusi sejak berada di bangku perguruan tinggi.
“Jangan hanya bertanya, ‘Apa yang bisa saya dapatkan dari bangsa ini?’ tetapi tanamkan dalam diri kita pertanyaan, ‘Apa yang bisa saya berikan untuk bangsa dan negara?’” tegasnya.
Usai penyampaian materi, STKIP Al-Amin Dompu memberikan sertifikat penghargaan kepada Pasi Intel Kodim 1614/Dompu, Kapten Kav Sarifuddin, sebagai bentuk apresiasi atas partisipasinya dalam memberikan pembekalan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara kepada mahasiswa baru.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan foto bersama antara pemateri, panitia, dan mahasiswa baru.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.











