Dompu, Voicemuslim.com—Madhar resmi dilantik sebagai Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW) Desa Katua, Kecamatan Dompu, oleh Bupati Dompu Bambang Firdaus di Aula Pendopo Bupati Dompu, Rabu (17/6/2026).
Pelantikan tersebut dilakukan untuk mengisi sisa masa jabatan kepala desa sebelumnya. Sejumlah pejabat daerah, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga Desa Katua turut menghadiri kegiatan tersebut.
Dalam arahannya, Bupati Bambang Firdaus meminta kepala desa yang baru segera bekerja dan memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal. Ia menekankan bahwa jabatan kepala desa merupakan amanah yang harus dijalankan untuk kepentingan warga, bukan kepentingan pribadi maupun kelompok.
“Pejabat politik dan pejabat publik harus mampu mengorbankan kepentingan pribadi demi kepentingan masyarakat. Nilai inilah yang harus ditanamkan dalam pikiran kita sebagai pelayan rakyat,” kata Bambang.
Menurutnya, kepala desa juga dituntut mampu menciptakan inovasi di tengah keterbatasan anggaran serta menjaga hubungan kerja yang baik dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) agar roda pemerintahan berjalan efektif.
Bambang turut mengingatkan agar seluruh kebijakan pemerintah desa tetap berpedoman pada peraturan yang berlaku. Ia menilai banyak persoalan pemerintahan muncul akibat lemahnya pemahaman terhadap regulasi dan kurangnya pengawasan.
“Hati-hati dalam mengambil kebijakan. Tidak semua niat baik dibenarkan oleh undang-undang. Kita bekerja berdasarkan sistem dan regulasi,” ujarnya.
Selain itu, ia meminta camat meningkatkan pembinaan dan pengawasan terhadap pemerintahan desa, terutama dalam pengelolaan dana desa yang bersumber dari uang negara.
“Uang yang saudara kelola adalah uang rakyat. Karena itu, seluruh program yang bersumber dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah harus benar-benar diperuntukkan bagi kesejahteraan rakyat,” tegasnya.
Sementara itu, Madhar menyatakan siap menjalankan tugas sebagai Kepala Desa PAW hingga berakhirnya masa jabatan yang tersisa sekitar satu tahun enam bulan. Ia berkomitmen memanfaatkan waktu tersebut untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Salah satu isu yang menjadi perhatian Madhar adalah penyalahgunaan narkoba yang dinilainya mengancam generasi muda di Desa Katua.
“Dengan waktu yang tersisa ini, kami akan bekerja keras melayani masyarakat dan fokus menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di desa, termasuk upaya pemberantasan narkoba yang saat ini menjadi ancaman serius bagi generasi muda,” ujarnya.
Madhar berharap pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dapat mendukung program-program yang akan dijalankan selama masa kepemimpinannya.
“Kami berharap sinergi dan dukungan penuh dari Pemerintah Daerah untuk bersama-sama menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat desa serta mewujudkan cita-cita luhur pembangunan yang berpihak kepada rakyat,” pungkasnya.


